Langsung ke konten utama

TUGAS 1

Kebudayaan Asing yang Sulit dan yang Mudah Diterima Masyarakat


Sebelum kita membahas mengenai materi kita kali ini, ada baiknya kita ketahui definisi dari kebudayaan asing.

Kebudayaan asing adalah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan di luar negeri yang dapat bernilai positif dan dapat bernilai negatif. Kapan kebudayaan asing bernilai negatif? Kebudayaan asing bernilai negatif apabila tidak sesuai dengan budaya lokal dan dapat merusak moral bangsa. Sebaliknya, kebudayaan asing bernilai positif apabila dapat membangun moral bangsa dan mendukung budaya lokal.



Indonesia cenderung mengikuti budaya asing yang bersifat instan/praktis. Contohnya saja, dari baju yang dikenakan masyarakat dulu adalah pakaian adat (misalnya kebaya). Namun, seiring perkembangan zaman, kebaya mulai ditinggalkan dan hanya dikenakan dihari-hari tertentu, seperti hari kartini, di acara pernikahan, dan lain-lain. Sekarang, masyarakat modern lebih memilih untuk mengenakan kaos dan kemeja sebagai pakaian sehari-hari. Jika dibandingkan dengan pakaian-pakaian luar, jelas pakaian adat lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Contoh lainnya yaitu, kebiasaan membaca buku. Di luar negeri, terutama di negara-negara barat, mereka cenderung menjadikan buku sebagai media pembelajaran yang utama. Namun, masyarakat kita masih belum meniru budaya membaca tersebut. Mereka justru lebih memilih untuk melihat dan mengambil pelajaran dari Internet, yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Padahal, tidak semua informasi yang disajikan di Internet adalah benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringkasan Materi Kuliah

BAB 4 NILAI DAN NORMA  A.       Nilai pada Umumnya Nilai merupakan suatu yang baik. Menurut Hans Jonas (filsuf Jerman-Amerika), nilai adalah the address of a yes (sesuatu yang kita iakan). Lawan dari nilai adalah non-nilai atau disvalue yaitu sesuatu yang kita jauhi. Nilai mulai dibahas secara eksplisit oleh ilmu filsafat pada akhir abad ke-19 dan muncullah sebuah cabang ilmu filsafat mengenai nilai yaitu aksiologi (teori nilai). Salah satu cara yang sering digunakan untuk menjelaskan apa itu nilai adalah memperbandingkannya dengan fakta. Fakta : sesuatu yang ada atau berlangsung begitu saja. Fakta hanya menyangkut cirri-ciri objektif saja dan ia selalu mendahului nilai. Nilai : sesuatu yang berlaku, sesuatu yang memikat atau mengimbau kita. Nilai berkaitan dengan penilaian seseorang. Contohnya, ditanggal sekian terjadi letusan gunung berapi. Hal ini merupakan fakta. Namun bagi para petani, peristiwa gunung meletus bisa mengancam sawah dan p...

Chocolate

Tahun ajaran baru dimulai hari ini. Bu Ina adalah seorang guru baru di TK Tunas Kelapa. Dihari pertamanya  mengajar ini, ia ingin semuanya lancar dan berlalu dengan sempurna. Memang ketika anak-anak mulai berdatangan, semua nampak baik-baik saja. Anak-anak memasuki kelas dengan tertib ketika didampingi oleh ibu mereka masing-masing. Namun, saat istirahat, ada seorang gadis kecil yang menangis kepada ibunya. Ia meminta ibunya untuk membelikannya chocolate.Diluar dugaan Bu Ina, ternyata si ibu dari gadis kecil itu hanya diam dan tidak menanggapi permintaan anaknya itu.

Percakapan di Restaurant (Bahasa Jerman)

Gӓste: Zila Kellnerin: Husna Ein Tag geht Zila ins Einkaufszentrum Depok zum Einkaufen. Dort kauft sie Kleidung f ϋ r ihre Freundin. Gӓste : (Zila bringt eine Handtasche) Auf dem Weg dorthin, f ϋhlt Zila hungrig. Dann geht sie einem Restaurant. Gӓste : Ich bin so hungrig! Gebratener Reis wӓre toll Jetzt ist Zila im Restaurant Kellner in : Herzlich Willkommen! Bitte nehmen Sie Platz Gӓste : Danke! Kellnerin : Hier ist der Speisekarte